Langsung ke konten utama

Amway Road To Cangkringan

Cangkringan 




Bencana Merapi yang terjadi tahun lalu sampai saat ini masih meninggalkan pe--er untuk kita semua yaitu treus membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana tersebut. Sudah banyak Perusahaan, LSM, bahkan individu masyarakat yang bahu-membahu memberikan bantuannya kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Ada juga Perusahaan yang mengintegrasikan beberapa program bantuan mereka dalam CSR perusahaan yang mereka lakukan. Mungkin salah satu strategi yang tepat guna juga jika Perusahaan memasukkan agenda CSR tersebut dalam integrasi suatu program pemberdayaan yang berkelanjutan. Salah Satu Perusahaan yang baru-baru ini kembali ikut andil dalam memberikan bantuan pemberdayaan bagi para warga korban merapi adalah PT Amway. Ini bukan kali pertama bantuan yang diberikan oleh PT Amway karena program semacam ini sudah menjadi suatu program berkelanjutan yang terintegrasi dengan kampanye CSR yang dijalankan PT Amway yaitu “one by one campaign for children”. Beberapa program bantuan yang masih berjalan antara lain Program Orang Tua Asuh untuk anak-anak korban gempa di Bantul Yogyakarta 2006 silam. Dan sampai tahun 2009 sudah ada 220 anak asuh. PT Amway adalah sebuah perusahaan penjualan langsung terbesar di dunia yang didirikan sejak tahun 1959 dan berpusat di Ada, Michigan USA, serta memiliki 3.5 Juta IBO dengan 13.000 lebih karyawan yang tersebar di lebih 55 negara dan 80 wilayah operasional di dunia, dan untuk di Indonesia sendiri berdiri pada tanggal 17 Juli 1992. Produk yang mereka produksi adalah produk Kesehatan & Kebugaran, Kosmetik & Kecantikan, Perawatan Diri, Perawatan Rumah Tangga, Pertanian, Permainan Edukasi Anak, oil, Alat Tulis dan Produk Makanan & Minuman.

Kali ini PT Amway kembali melanjutkan kegiatan CSR-nya dengan memberikan ternak kepada warga Desa Cangkringan dan Kepuharjo yang telah dilakukan pada tanggal 18 mei lalu. Bantuan diberikan di 2 desa. Untuk Desa Singlar diberikan 144 ekor kambing untuk di ternakkan dan di kembang biakkan oleh 210 KK yang telah dibagi menjadi 24 kelompok. Setiap kelompok mendapatkan 5 kambing betina dan 1 kambing jantan. Sedangkan untuk desa Kepuharjo bantuan yang diberikan lebih ke kebutuhan anak-anak sekolah karena memang focus dari kampanye CSR yang dilakuakn Amway adalah pendidikan dan kesehatan anak Indonesia. Bantuan di hunian sementara Gondang 1, Kepuharjo adalah Payung, kenapa payung itu karena permintaan dari warga sendiri. Karena mereka sangat butuh alat transportasi yang memungkinkan mereka untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, selain payung juga diberikan Logico permainan edukatif dan buku-buku untuk anak-anak yang tinggal disana serta Amway juga mempersiapkan pojok bacaan di beberapa sekolah yang ada di Gondang 1.
Semua bantuan yang diberikan melalui program pemberdayaan yang dilakukan Amway diharapkan akan terus berjalan untuk tahun-tahun kedepan karena pemberian bantuan tidak hanya pada saat ada bencana saja. Dan sudah jadi tanggung jawab kita bersama untuk melakukan hal itu, Melihat semua warga Negara di Indonesia ini damai sejahtera adalah suatu impian kita. Dan dengan banyaknya perusahaan yang melakukan berbagai kampanye CSR yang benar-benar berkelanjutan dan tidak hanya untuk kedok bisnis semata dan juga diharapkan peran serta Pemerintah selaku pemegang sector penting dalam hal ini harus aktif berpartisipasi, bahu membahu bersama perusahaan, masyarakat dalam mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.


Sumber : Press Release Amway
              Live Report ( Pandangan Mata Langsung )

Simbolis dari Presdir Amway Indonesia - Wabup Sleman

Simbolis Wabup Sleman - Warga Singlar



Hunian Gondang 1












Simbolis Bantuan Payung  di Kepuharjo




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persembahan XL Memajukan Negeri XL & Axiata Dukung Peningkatan Sarana Belajar Mengajar Anak-anak yang Kehilangan Pengasuhan Orang Tua

 PT XL Axiata Tbk ( XL ) dan Axiata Group Bhd mendukung peningkatan fasilitas belajar-mengajar dan penyediaan perangkat Teknologi Informasi (TI) kepada anak-anak yang telah kehilangan pengasuhan orang tua yang diasuh oleh lembaga SOS Children’s Village. Presiden Direktur XL – Hasnul Suhaimi meresmikan hasil renovasi fasilitas belajar mengajar serta menyerahkan donasi perangkat komputer yang dilengkapi dengan ketersediaan akses Internet untuk mendukung aktifitas belajar mengajar di SOS Children Village di Desa Taruna, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (5/10). Presiden Direktur XL , Hasnul Suhaimi mengatakan, “Donasi untuk bidang pendidikan adalah prioritas XL dan Axiata Group dalam usaha ikut membantu pemerintah mengatasi problema sosial. Pendidikan adalah hak dan modal utama bagi setiap orang untuk membangun kehidupannya. Karena itu, kami memandang program yang dijalankan oleh SOS Children’s Village sangat bagus karena memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak kita...

Kekejaman Yang Tak disadari

Mungkin ketika mendengar kata " kekejaman " analoginya akan mengarah ke perbuatan sadisme dan pembantaian akan makhluk hidup. Mengapa saya mencoba mengangkat suatu tema yang sedikit ekstrem namun di blog ini saya tidak akan mengupas itu. Saya ingin bercerita sebuah pengalaman pribadi yang menjadi perenungan saya dikala itu. Suatu malam di rumah sehabis makan malam sekitar pikul 20.25 WIB, seperti biasa Istri saya beres-beres meja makan dan saya seperti biasa nongkrong di depan komputer ( he..he...). Tiba-tiba saya dikejutkan teriakan istri saya, Papa..papa..sini bentar, lalu bergegas saya menuju ruang makan unung ternyata bukan hal buruk yang ada melainkan istri saya menunjuk sebuah "kecoa" yang sedang melintas dan memakan sisa makanan yang jatuh dibawah meja makan kami. Ini ne KecoaNya Sedikit terhenyak hati saya melihat itu, selang pada saat itu juga istriku langsung menaburkan sedikit abon disekitar Kecoa itu berada, kecoa itu dengan lahap memakannya. Istrik...

Berbahayakah..SpongeBob

Spongebob mungkin tidak asing lagi di telinga kita dan justru sangat ngetop dan akrab sekali dengan anak-anak kita, adik-adik kita atau keponakan-keponakan kita. Hampir setiap hari kartun spongebob muncul dilayar kaca dan malah seperti pepatah tak lengkap di pagi hari dan sore jika tak menonton spongebob, heeee. Kartun ini adalah film kartun yang diciptakan oleh bukan orang biasa, sang creator adalah Stephen Hillenburg seorang lulusan dari akademi animasi terkemuka di amerika sono nah klo mau tau profil singkat coba di cek disini. Dan kalau mau tau lebih lagi all about film kartun ini bisa dilihat di  sini Sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan kalau spongebob berbahaya untuk ditonton oleh anak dibawah usia 4 tahun, ini karena menurut sebuah survei, tayangan televisi yang alurnya terlalu meloncat cepat semacam  Spongebob Squarepants dinilai tidak cocok untuk anak usia 4 tahun ke bawah.   Penelitian yang dipublikasikan  di jurnal Pediatrics mengungkap...