Langsung ke konten utama

XL Central Region Siap Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2012


Beberapa hari jelang Hari Raya Idul Fitri 1432 H, PT XL Axiata Tbk (XL) sudah siap menghadapi lonjakan trafik pada hari istimewa tersebut, terutama di wilayah XL Central Region yang jadi lintasan pemudik. Salah satu bukti kesiapan ditunjukkan dengan penguatan jaringan telekomunikasi sejak jauh-jauh hari. Bahkan, sejumlah media massa dan blogger telah ikut merasakan kesiapan uji  jaringan ini pada 6-7 Juli 2012 lalu.  

Nuruddin AL Fhitroh, Vice President PT XL Axiata Central Region, mengungkapkan pihaknya siap menghadapi lonjakan trafik  saat Idul Fitri yang diperkirakan naik 20-30% dari rata-rata trafik harian yakni percakapan 600 juta menit, SMS 660 juta SMS, dan trafik data 52 Terabytes.  "Diperkirakan kenaikan 20-30% dari trafik normal sehari-hari. Namun secara infrastruktur, teknologi, maupun sumber daya, kami sudah mempersiapkan diri beberapa bulan sebelum Ramadan 2012, Insya Allah layanan lancar semua," Ujarnya.

Persiapan antara lain adopsi peralatan MSC pool dan SGSN in pool untuk 3G secara nasional dalam dua tahun terakhir ini, yang membuat jaringan XL Axiata akan terlindung lonjakan trafik  pada  satu  lokasi tertentu  karena kapasitas jaringan tersebar di beberapa titik.  Selain itu, melihat tren komunikasi Lebaran melalui BlackBerry, XL juga meningkatkan kapasitas bandwidth secara langsung ke RIM menjadi 6 Gbps untuk menjamin kenyamanan pelanggan. Koneksi ke RIM ini melalui 2 (dua) penyedia layanan infrastruktur berbeda agar saling melengkapi. 

XL juga memiliki bandwidth internet ke International  dengan kapasitas 7 Gbps yang bisa dinaikkan  setiap saat  , serta dapat digunakan berbagai macam keperluan layanan internet XL, baik pelanggan perusahaan maupun ritel. Seluruh kesiapan ini kemudian diujicobakan 6-7 Juli lalu di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Lampung, Medan, Palembang, Pekanbaru, Padang, Banjarmasin, Bali, Lombok dan Makassar. 

Uji sinyal tersebut dilakukan menggunakan berbagai moda transportasi melalui jalur darat, kendaraan bermotor (Lampung-Jakarta, Bandung-Jakarta, Semarang-Yogya-Solo, dan Surabaya-Yogya), kereta api (Jakarta-Semarang), dan  jalur penyeberangan laut menggunakan ferry (Bakahauni-Merak dan Ketapang-Gilimanuk).

Dengan melayani lebih dari  45 juta pelanggan, saat ini jaringan XL di seluruh Indonesia diperkuat dengan lebih dari 33 ribu BTS (Base Transceiver Station, 2G/3G) juga jaringan backbone fiber optic yang membentang di sepanjang pulau Jawa dan tersambung melalui jaringan kabel bawah laut ke Sumatera, Batam, Kalimantan dan Sulawesi

Sebagai perbandingan,tahun lalu kenaikan trafik mulai terasa sejak H-2 Lebaran. H-2 Lebaran naik sebesar 19,31%, dan H-1 Lebaran naik 26,14%. Trafik normal tahun lalu masih percakapan  530 juta menit, SMS 630 juta SMS, dan data 33 terabytes.Masih mengacu ke data tahun lalu,  trafik percakapan  H-2  605 juta menit (tumbuh 14,2%) dan H-1 640 menit (20,8%).Trafik SMS  H-2  770 juta SMS (22,2%) dan H-1 800 juta SMS (27%). Layanan data H-2 38 terabytes (15,2%) dan  H-1  38,5 terabytes (16,7%). Puncak trafik tahun ini diperkirakan masih akan terjadi di H-2 atau sekitar 17 Agustus 2012 yang bertepatan dengan hari libur nasional dan akan menjadi  puncak arus mudik .


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persembahan XL Memajukan Negeri XL & Axiata Dukung Peningkatan Sarana Belajar Mengajar Anak-anak yang Kehilangan Pengasuhan Orang Tua

 PT XL Axiata Tbk ( XL ) dan Axiata Group Bhd mendukung peningkatan fasilitas belajar-mengajar dan penyediaan perangkat Teknologi Informasi (TI) kepada anak-anak yang telah kehilangan pengasuhan orang tua yang diasuh oleh lembaga SOS Children’s Village. Presiden Direktur XL – Hasnul Suhaimi meresmikan hasil renovasi fasilitas belajar mengajar serta menyerahkan donasi perangkat komputer yang dilengkapi dengan ketersediaan akses Internet untuk mendukung aktifitas belajar mengajar di SOS Children Village di Desa Taruna, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (5/10). Presiden Direktur XL , Hasnul Suhaimi mengatakan, “Donasi untuk bidang pendidikan adalah prioritas XL dan Axiata Group dalam usaha ikut membantu pemerintah mengatasi problema sosial. Pendidikan adalah hak dan modal utama bagi setiap orang untuk membangun kehidupannya. Karena itu, kami memandang program yang dijalankan oleh SOS Children’s Village sangat bagus karena memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak kita...

Kekejaman Yang Tak disadari

Mungkin ketika mendengar kata " kekejaman " analoginya akan mengarah ke perbuatan sadisme dan pembantaian akan makhluk hidup. Mengapa saya mencoba mengangkat suatu tema yang sedikit ekstrem namun di blog ini saya tidak akan mengupas itu. Saya ingin bercerita sebuah pengalaman pribadi yang menjadi perenungan saya dikala itu. Suatu malam di rumah sehabis makan malam sekitar pikul 20.25 WIB, seperti biasa Istri saya beres-beres meja makan dan saya seperti biasa nongkrong di depan komputer ( he..he...). Tiba-tiba saya dikejutkan teriakan istri saya, Papa..papa..sini bentar, lalu bergegas saya menuju ruang makan unung ternyata bukan hal buruk yang ada melainkan istri saya menunjuk sebuah "kecoa" yang sedang melintas dan memakan sisa makanan yang jatuh dibawah meja makan kami. Ini ne KecoaNya Sedikit terhenyak hati saya melihat itu, selang pada saat itu juga istriku langsung menaburkan sedikit abon disekitar Kecoa itu berada, kecoa itu dengan lahap memakannya. Istrik...

Berbahayakah..SpongeBob

Spongebob mungkin tidak asing lagi di telinga kita dan justru sangat ngetop dan akrab sekali dengan anak-anak kita, adik-adik kita atau keponakan-keponakan kita. Hampir setiap hari kartun spongebob muncul dilayar kaca dan malah seperti pepatah tak lengkap di pagi hari dan sore jika tak menonton spongebob, heeee. Kartun ini adalah film kartun yang diciptakan oleh bukan orang biasa, sang creator adalah Stephen Hillenburg seorang lulusan dari akademi animasi terkemuka di amerika sono nah klo mau tau profil singkat coba di cek disini. Dan kalau mau tau lebih lagi all about film kartun ini bisa dilihat di  sini Sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan kalau spongebob berbahaya untuk ditonton oleh anak dibawah usia 4 tahun, ini karena menurut sebuah survei, tayangan televisi yang alurnya terlalu meloncat cepat semacam  Spongebob Squarepants dinilai tidak cocok untuk anak usia 4 tahun ke bawah.   Penelitian yang dipublikasikan  di jurnal Pediatrics mengungkap...