Langsung ke konten utama

Tawuran...Korupsi Salah Satu Budaya Kebiasaan yang sangat Lekat

Hari ini ramai di semua media baik cetak, maupun media online memberitakan tawuran SMA. kekerasan ataupun apalah bentuknya mungkinkah karena kita terlalu lama dijajah sehingga sisi emosional kita lebih besar daripada menyeimbangkan fungsi otak kanan dan kiri. Sebenarnya Judul diatas tidak akan dibahs detail dalam cerita kali ini hanya mencoba mengkomparasikan beberapa warisan budaya kita yang berujung negatif, walaupun negara kita dikenal dengan budaya yang mempunyai nilai-nilai positif yang sangat luar biasa. Tepo Seliro, Gotong Royong adalah beberapa segelintir budaya kebiasaan yang berujung positif.

Tawuran-Korupsi adalah hal budaya kebiasaan kita yang sudah mendarah daging, menyelesaikan masalah dengan kekerasan terkesan menjadi lampiasan yang sangat luar bisa namun dampaknya kedepan sangat berasa panjangnya. Sama halnya dengan Korupsi, perbuatan yang sangat indah saat dilakukan namun dampak buruknya sangat panjang. Keterpurukan moral bangsa ini sudah saatnya menjadi Pee-Err besar bagi kita semua. Fondasi awal keluarga menjadi titik balik yang sangat penting dalam menjaga pribadi dari sang individu. Menjadikan rumah bukan hanya sekedar untuk pulang namun untuk meluapkan segala rasa. Lingkungan dan sekolah pn adalah komponen berikutnya yang turut menciptakan budaya kebiasaaan bagi sang individu.

2014 gerbang pengharapan akan berubahnya kehidupan negara ini ke jalan yang lebih baik sudah di depan mata. Bergantinya tampuk pimpinan merupakan pengharapan bagi segelintir masyarakat Indonesia yang masih akan percaya pada perubahan dari sang penguasa walaupun sebagian lagi sibuk mengurus kehidupan pribadinya tidak pernah acuh terhadap siapapun yang akan jadi penguasa, selama roda kehidupannya berjalan lancar seperti biasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persembahan XL Memajukan Negeri XL & Axiata Dukung Peningkatan Sarana Belajar Mengajar Anak-anak yang Kehilangan Pengasuhan Orang Tua

 PT XL Axiata Tbk ( XL ) dan Axiata Group Bhd mendukung peningkatan fasilitas belajar-mengajar dan penyediaan perangkat Teknologi Informasi (TI) kepada anak-anak yang telah kehilangan pengasuhan orang tua yang diasuh oleh lembaga SOS Children’s Village. Presiden Direktur XL – Hasnul Suhaimi meresmikan hasil renovasi fasilitas belajar mengajar serta menyerahkan donasi perangkat komputer yang dilengkapi dengan ketersediaan akses Internet untuk mendukung aktifitas belajar mengajar di SOS Children Village di Desa Taruna, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (5/10). Presiden Direktur XL , Hasnul Suhaimi mengatakan, “Donasi untuk bidang pendidikan adalah prioritas XL dan Axiata Group dalam usaha ikut membantu pemerintah mengatasi problema sosial. Pendidikan adalah hak dan modal utama bagi setiap orang untuk membangun kehidupannya. Karena itu, kami memandang program yang dijalankan oleh SOS Children’s Village sangat bagus karena memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak kita...

Kekejaman Yang Tak disadari

Mungkin ketika mendengar kata " kekejaman " analoginya akan mengarah ke perbuatan sadisme dan pembantaian akan makhluk hidup. Mengapa saya mencoba mengangkat suatu tema yang sedikit ekstrem namun di blog ini saya tidak akan mengupas itu. Saya ingin bercerita sebuah pengalaman pribadi yang menjadi perenungan saya dikala itu. Suatu malam di rumah sehabis makan malam sekitar pikul 20.25 WIB, seperti biasa Istri saya beres-beres meja makan dan saya seperti biasa nongkrong di depan komputer ( he..he...). Tiba-tiba saya dikejutkan teriakan istri saya, Papa..papa..sini bentar, lalu bergegas saya menuju ruang makan unung ternyata bukan hal buruk yang ada melainkan istri saya menunjuk sebuah "kecoa" yang sedang melintas dan memakan sisa makanan yang jatuh dibawah meja makan kami. Ini ne KecoaNya Sedikit terhenyak hati saya melihat itu, selang pada saat itu juga istriku langsung menaburkan sedikit abon disekitar Kecoa itu berada, kecoa itu dengan lahap memakannya. Istrik...

Berbahayakah..SpongeBob

Spongebob mungkin tidak asing lagi di telinga kita dan justru sangat ngetop dan akrab sekali dengan anak-anak kita, adik-adik kita atau keponakan-keponakan kita. Hampir setiap hari kartun spongebob muncul dilayar kaca dan malah seperti pepatah tak lengkap di pagi hari dan sore jika tak menonton spongebob, heeee. Kartun ini adalah film kartun yang diciptakan oleh bukan orang biasa, sang creator adalah Stephen Hillenburg seorang lulusan dari akademi animasi terkemuka di amerika sono nah klo mau tau profil singkat coba di cek disini. Dan kalau mau tau lebih lagi all about film kartun ini bisa dilihat di  sini Sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan kalau spongebob berbahaya untuk ditonton oleh anak dibawah usia 4 tahun, ini karena menurut sebuah survei, tayangan televisi yang alurnya terlalu meloncat cepat semacam  Spongebob Squarepants dinilai tidak cocok untuk anak usia 4 tahun ke bawah.   Penelitian yang dipublikasikan  di jurnal Pediatrics mengungkap...